Fuad Hussein, Rabu (13/9/2023) dalam jumpa pers dengan Menlu
Iran Hossein Amir Abdollahian di Tehran menuturkan, "Dalam setiap
kunjungan ke Iran, kami berusaha untuk memperluas hubungan bilateral,
dan membicarakan berbagai masalah penting dua negara."
Menlu Irak menambahkan, "Hubungan kedua negara memiliki akar
sejarah yang dalam, dan penting bagi perdagangan, ekonomi, serta budaya
kedua negara."
"Kami berusaha terus memperluas hubungan dua negara. Kami
membicarakan hubungan bilateral dalam berbagai kesempatan. Saya
berterimakasih kepada Iran karena mengambil sikap yang jelas terkait
Irak, dan yang dilakukan rakyat Irak dalam melayani peziarah Imam
Hussein, mulai dari Kurdistan hingga Basrah, adalah kewajiban
orang-orang Irak setiap tahun. Kami selalu menghormati para peziarah
Karbala," paparnya.
Fuad Hussein melanjutkan, konstitusi Irak tidan mengizinkan wilayah
negara ini digunakan untuk menyerang negara lain. Kerja sama keamanan
Irak dan Iran, dilakukan berdasarkan konstitusi.
"Sampai sekarang kami masih berkomitmen pada peta jalan ini, dan
kami berusaha mencapai hasil akhir. Tujuannya supaya kelompok-kelompok
teroris di perbatasan Irak dan Iran, dapat dilucuti senjatanya, dan
beberapa pangkalan militer mereka akan dipindahkan, dan diawasi oleh PBB
serta UNHCR. Pemerintah Irak dan Wilayah Kurdistan sudah bekerja sama,
sehingga program ini bisa disusun, dan mereka berjanji untuk
melaksanakannya," pungkas Menlu Irak. (HS)
13 September 2023 - 17:39
Kode berita: 1393452
Menteri Luar Negeri Irak dalam jumpa pers bersama dengan sejawatnya dari Iran mengatakan, Baghdad akan mematuhi kesepakatan keamanan dengan Iran.